TikTok/@sppg.samigaluh
Brilio.net – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memastikan anak-anak di berbagai daerah mendapat asupan gizi seimbang setiap hari. Program ini tidak hanya sekedar pendistribusian makanan saja, namun juga kisah perjuangan dibalik proses pendistribusiannya. Di banyak tempat, terutama di daerah dengan kondisi geografis yang menantang, terdapat sejumlah perjuangan SPPG (Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang jarang tersorot.
Salah satu cerita menarik datang dari Kabupaten Kulon Progo tepatnya di Kecamatan Samigaluh. Kawasan ini terletak cukup jauh dari pusat kota Yogyakarta. Lebih tepatnya Samigaluh berjarak sekitar 42 kilometer ke arah barat.
Berbeda dengan kawasan kota Kulon Progo, kawasan Samigaluh sendiri terkenal dengan kontur jalannya yang terjal, berkelok-kelok, dan menanjak terjal. Meski begitu, semangat untuk memastikan anak sekolah tetap mendapat makanan bergizi tidak pernah surut.

foto: TikTok/@sppg.samigaluh
Hal itu terungkap dalam unggahan TikTok @sppg.samigaluh. Belum lama ini akun ini membagikan momen salah satu pegawai SPPG hendak mengantarkan MBG ke SD Suroloyo, Samigaluh, Kulon Progo. Untuk mendistribusikan kotak MBG ke sekolah, pengemudi hanya menggunakan kotak logistik yang diangkut menggunakan sepeda motor.
Pengiriman MBG di SD Suroloyo Samigaluh, tulis akun TikTok @sppg.samigaluh seperti dikutip Makanan Brilio pada Sabtu (25/10).
Kondisi jalan yang terjal tidak menyurutkan semangat.

foto: TikTok/@sppg.samigaluh
Pengemudi kemudian membawa sepeda motor melewati jalanan terjal dan berkelok-kelok di kawasan Samigaluh. Apalagi dalam unggahan tersebut, jalan desa terlihat basah dan licin usai diguyur hujan. Hal ini tentu menjadi tantangan bagi pengantar MBG untuk lebih berhati-hati dengan kotak logistik yang dibawa di kursi belakang.
Tak sampai disitu saja, perjuangan pengemudi SPPG juga terus berlanjut saat harus melewati tikungan tajam dan menanjak. Jalan yang ditempuh juga tidak selalu bagus. Beberapa jalan desa masih terlihat berbatu dan belum diaspal dengan baik.

foto: TikTok/@sppg.samigaluh
Namun sesampainya sopir SPPG di SD Suroloyo, ia langsung disambut oleh anak-anak yang menunggu di lapangan. Gelak tawa anak-anak sekolah semakin terpancar saat menerima MBG.

foto: TikTok/@sppg.samigaluh
Bukan tanpa alasan ternyata menu MBG yang dibagikan juga sangat bervariasi. Mulai dari nasi putih yang disajikan dengan lauk dan sayur, spageti, hingga siomay yang disajikan dengan isian lengkap.
Pengiriman dengan sepeda motor ke seluruh sekolah.

foto: TikTok/@sppg.samigaluh
Tak hanya ke SD Suroloyo, ternyata para sopir SPPG Samigaluh juga tetap menggunakan kotak logistik dan sepeda motor untuk mengantarkan MBG ke seluruh sekolah di wilayah Samigaluh. Sebab, kontur kawasannya didominasi perbukitan. Selain itu, lokasi sekolah juga berada di daerah terpencil dan jauh dari jalan raya.

foto: TikTok/@sppg.samigaluh
Melihat kondisi tersebut, banyak netizen yang mengaku terharu dengan perjuangan SPPG di daerah terpencil, seperti di Samigaluh. Namun tak sedikit pula yang menanyakan sejumlah pertanyaan, salah satunya menanyakan tentang cara penyampaian MBG.
“Kenapa gak pakai mobil?? Ditanya dengan nada lembut,” tanya akun TikTok @kikisara_21.
“Karena medannya tidak memungkinkan kita menggunakan mobil gan, jadi kita bisa menggunakan sepeda motor sebagai alternatif,” balas pengguna TikTok/@sppg.samigaluh.
(brl/lut)
News
Berita
News Flash
Blog
Technology
Sports
Sport
Football
Tips
Finance
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Kekinian
News
Berita Terkini
Olahraga
Pasang Internet Myrepublic
Jasa Import China
Jasa Import Door to Door
Situs berita olahraga khusus sepak bola adalah platform digital yang fokus menyajikan informasi, berita, dan analisis terkait dunia sepak bola. Sering menyajikan liputan mendalam tentang liga-liga utama dunia seperti Liga Inggris, La Liga, Serie A, Bundesliga, dan kompetisi internasional seperti Liga Champions serta Piala Dunia. Anda juga bisa menemukan opini ahli, highlight video, hingga berita terkini mengenai perkembangan dalam sepak bola.