Instagram/@riyan.wahyumuhamad
Brilio.net – Daun cabai yang terlihat keriting seringkali menjadi pertanda tanaman tersebut tidak sehat. Kondisi ini tidak hanya mengganggu penampilan tanaman, tetapi juga dapat berdampak pada pertumbuhan dan menurunkan hasil panen secara drastis. Banyak orang mengira daun keriting hanyalah hal sepele, padahal bisa jadi itu merupakan gejala awal adanya masalah serius pada tanaman.
Jika dibiarkan terlalu lama, daun keriting dapat menghambat proses fotosintesis karena permukaan daun tidak lagi menyerap sinar matahari secara maksimal. Akibatnya tanaman cabai menjadi lemah, mudah layu, dan buah tidak dapat tumbuh dengan baik. Masalah ini umumnya terjadi karena serangan hama, virus, atau kondisi tanah yang tidak seimbang.
Selain itu, faktor lingkungan seperti kelembapan berlebih saat musim hujan atau kekurangan nutrisi juga dapat memperburuk kondisi daun cabai. Oleh karena itu, penting untuk mengenali penyebab daun menggulung sejak awal dan segera melakukan langkah pengobatan yang tepat agar tanaman tetap tumbuh subur dan produktif.
Namun jika tanaman cabai di rumah sudah terlanjur menggulung daunnya, ada trik yang bisa Anda lakukan. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan pestisida yang dicampur dari ramuan dapur, seperti serai, kunyit, dan bawang putih.
Ingin tahu cara menggunakan ketiga bahan tersebut? Simak ulasan selanjutnya yang diberikan Makanan Brilio dirangkum dari Instagram @riyan.wahyumuhamad pada Rabu (29/10).
Semprotan alami untuk mengatasi daun keriting pada tanaman cabai.
1. Siapkan bahan-bahan alami dan haluskan semuanya.

foto: Instagram/@riyan.wahyumuhamad
Mulailah dengan menyiapkan dua batang serai, beberapa siung bawang putih, dan satu ruas kunyit. Semua bahan tersebut memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang dapat membantu mengusir hama penyebab daun keriting. Setelah itu masukkan ke dalam blender bersama 1-2 liter air dan blender hingga tercampur rata.
2. Saring airnya agar hasilnya lebih halus.

foto: Instagram/@riyan.wahyumuhamad
Setelah bahan-bahan selesai diblender, saring cairannya menggunakan kain lembut atau saringan teh agar ampasnya tidak terbawa. Hasil filter inilah yang akan menjadi cairan utama untuk semprotan alami. Tujuannya agar semprotan tidak menyumbat lubang nozzle saat digunakan.
3. Masukkan ke dalam botol semprot dan oleskan pada daun.

foto: Instagram/@riyan.wahyumuhamad
Pindahkan cairan yang telah disaring ke dalam botol semprot yang bersih dan kering. Kemudian semprotkan secara merata pada permukaan daun yang sudah terlihat keriting, termasuk bagian bawah daun yang sering menjadi tempat bersarangnya kutu daun. Semprotkan pada pagi atau sore hari agar daun tidak cepat kering akibat sengatan matahari.
4. Atur jadwal penyemprotan sesuai kebutuhan tanaman.

foto: Instagram/@riyan.wahyumuhamad
Untuk mengatasi daun yang sudah keriting, semprotkan cairan alami ini 2-3 kali seminggu agar hasilnya cepat terlihat. Sedangkan untuk pencegahannya cukup dilakukan penyemprotan seminggu sekali agar tanaman tetap terlindungi dari serangan hama. Dengan perawatan yang teratur maka daun cabai akan kembali sehat dan segar kembali tanpa bahan kimia.
FAQ Sepuyar tips mencegah daun keriting pada tanaman cabai.
Daun cabai keriting seringkali membuat pusing para petani atau penghobi tanaman karena dapat menghambat pertumbuhan bahkan menyebabkan gagal panen. Agar hal ini tidak terjadi, penting untuk mengetahui cara mencegahnya sejak awal dengan perawatan yang tepat.
1. Apa penyebab utama daun cabai keriting?
Daun cabai biasanya menggulung akibat serangan hama seperti kutu daun atau thrips yang menghisap cairan daun muda. Selain itu, kekurangan nutrisi seperti kalsium dan kalium juga dapat memicu rusaknya struktur daun sehingga tampak menggulung.
2. Bagaimana cara mencegah serangan hama penyebab keriting daun?
Cara yang paling efektif adalah dengan menjaga kebersihan lahan tanam dan rutin menyemprot pestisida alami seperti campuran bawang putih, kunyit, dan serai. Hindari juga menanam cabai terlalu berdekatan karena sirkulasi udara yang buruk dapat memudahkan hama berkembang biak.
3. Apakah pemupukan berpengaruh terhadap pencegahan keriting daun?
Ya, sangat berpengaruh. Tanaman cabai memerlukan nutrisi yang seimbang terutama kalium, nitrogen dan kalsium agar daun tumbuh kuat dan tidak mudah menggulung. Pemupukan dapat dilakukan secara rutin setiap dua minggu sekali dengan pupuk organik cair atau pupuk kandang matang.
4. Apakah penyiraman yang salah dapat menyebabkan daun menggulung?
Ya, apalagi jika tanaman terlalu sering disiram hingga tanah menjadi basah. Akar cabai yang tergenang akan kesulitan menyerap unsur hara dan dapat membuat daun menjadi lemas dan mudah menggulung. Yang terbaik adalah menyiram hanya ketika tanah di permukaan mulai mengering.
5. Bagaimana cara agar tanaman cabai tetap kuat di musim hujan?
Gunakan media tanam yang gembur dan memiliki drainase yang baik agar air tidak menggenang di sekitar akar. Selain itu taburkan sedikit bubuk cangkang telur atau kapur dolomit pada permukaan tanah untuk menambah kalsium dan menjaga pH tetap stabil. Dengan cara ini tanaman cabai akan lebih tahan terhadap penyakit daun keriting.
(brl/psa)
News
Berita
News Flash
Blog
Technology
Sports
Sport
Football
Tips
Finance
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Kekinian
News
Berita Terkini
Olahraga
Pasang Internet Myrepublic
Jasa Import China
Jasa Import Door to Door
Situs berita olahraga khusus sepak bola adalah platform digital yang fokus menyajikan informasi, berita, dan analisis terkait dunia sepak bola. Sering menyajikan liputan mendalam tentang liga-liga utama dunia seperti Liga Inggris, La Liga, Serie A, Bundesliga, dan kompetisi internasional seperti Liga Champions serta Piala Dunia. Anda juga bisa menemukan opini ahli, highlight video, hingga berita terkini mengenai perkembangan dalam sepak bola.