Instagram/@Ricastroin
Brilio.net – Kue ketan merupakan salah satu jenis kue yang mempunyai tempat tersendiri di hati banyak orang. Teksturnya yang lembut, halus dan sedikit kenyal membuat siapapun mudah jatuh cinta sejak gigitan pertama. Tak hanya cocok disantap saat bersantai, kue ketan juga kerap menjadi sajian istimewa saat tamu atau acara keluarga.
Keistimewaan kue ketan terletak pada bahan utamanya yaitu tepung ketan yang memberikan cita rasa gurih dan lembut yang berbeda dengan kue pada umumnya. Selain itu, aroma khas bahan pelengkap seperti santan, pandan, atau keju kerap membuat kue ini terasa semakin istimewa. Tak heran jika banyak orang yang rela meluangkan waktu di dapur untuk mencoba membuatnya sendiri.
Membuat kue ketan di rumah juga pernah dilakukan oleh wanita pemilik akun Instagram @rikaastrii. Dalam salah satu video yang diunggah, ia memperlihatkan kue ketan buatannya disajikan di atas piring. Namun siapa sangka, ada yang aneh pada kue ketan buatan wanita ini.
Bentuk ketannya seperti batu.

Foto: Instagram/@Ricastroin
Umumnya kue ketan memiliki tekstur yang lembut. Namun, kue ketan buatan wanita ini berbeda. Dilaporkan Makanan Brilio dari Instagram @rikaastrii pada Rabu (29/10), teksturnya sangat keras meski tampilannya terlihat menggugah selera.
Hal itu terbukti saat ia mengambil sepotong kecil kue bolu di tengahnya. Rupanya kuenya sudah dipotong sebelumnya. Hal ini terlihat dari bentuk kuenya yang sudah tidak utuh lagi.

Foto: Instagram/@Ricastroin
Lalu sesaat kemudian, wanita itu mencoba memukul bagian atas kue itu dengan tinjunya, seperti sedang meninju. Siapa sangka, tinjunya yang kuat bahkan tidak menghancurkan kuenya. Sambil tertawa ia memperlihatkan kue tersebut yang masih kokoh karena sangat keras dan keras seperti batu.
Penyebab kue bolunya keras bahkan padat.

Foto: Instagram/@Ricastroin
Ada beberapa penyebab umum yang sering terjadi pada saat pembuatan kue ketan, sehingga hasilnya bisa keras dan lengket. Berikut sejumlah penyebab yang perlu diwaspadai, serta cara mengatasinya.
1. Adonan diaduk terlalu lama.
Salah satu penyebab utama kue bolu menjadi keras atau lengket adalah karena adonan terlalu lama diaduk. Jika adonan terus diaduk setelah ditambahkan tepung, maka akan terbentuk terlalu banyak gluten pada tepung sehingga membuat tekstur kue menjadi padat dan tidak mengembang. Solusinya, aduk adonan saja sampai semua bahan tercampur rata, jangan terlalu lama, apalagi jika menggunakan mixer, setelah tidak ada tepung yang menggumpal, hentikan prosesnya.
2. Pengukuran bahan tidak seimbang.
Kesalahan dalam menakar bahan juga sering menjadi penyebab kue gagal mengembang. Misalnya, terlalu banyak tepung atau terlalu sedikit bahan pengembang seperti baking powder dapat membuat teksturnya menjadi keras. Untuk mengatasinya, pastikan untuk mengukur bahan dengan sendok takar atau timbangan dapur, dan selalu ikuti resepnya dengan cermat agar komposisinya tetap benar dan stabil.
3. Suhu oven salah.
Oven yang terlalu panas atau terlalu dingin bisa menyebabkan kue bolu tidak matang merata dan akhirnya lengket. Suhu yang terlalu tinggi akan membuat bagian luarnya cepat gosong sedangkan bagian dalamnya masih mentah, sedangkan suhu yang terlalu rendah akan membuat kue sulit mengembang. Cara mengatasinya adalah dengan memanaskan oven terlebih dahulu selama 10–15 menit sebelum dipanggang, kemudian gunakan suhu sesuai resep, biasanya pada kisaran 170–180°C untuk hasil yang sempurna.
(brl/psa)
News
Berita
News Flash
Blog
Technology
Sports
Sport
Football
Tips
Finance
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Kekinian
News
Berita Terkini
Olahraga
Pasang Internet Myrepublic
Jasa Import China
Jasa Import Door to Door
Situs berita olahraga khusus sepak bola adalah platform digital yang fokus menyajikan informasi, berita, dan analisis terkait dunia sepak bola. Sering menyajikan liputan mendalam tentang liga-liga utama dunia seperti Liga Inggris, La Liga, Serie A, Bundesliga, dan kompetisi internasional seperti Liga Champions serta Piala Dunia. Anda juga bisa menemukan opini ahli, highlight video, hingga berita terkini mengenai perkembangan dalam sepak bola.